• Jelajahi

    Copyright © Liputan7
    Best Viral Premium Blogger Templates

    termurah

    loading...

    stop marahi anak,ini yang akan terjadi jika sering memarahi anak

    liputan7.my.id
    06 Maret 2020, 06 Maret WIB Last Updated 2020-03-06T14:43:47Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    sumber gambar :titiknol.co.id

       

    LIPUTAN7-Dalam sebuah kehidupan yang penuh dengan liku ,tidak jarang urusan keluarga kena imbasnya sama sang buah hati,imbasnya jadi kena marah,
    Semua Orang Tua Pasti Pernah memarahi anak ! Tapi Kalau Anda Terlalu Sering, Anda harus menghentikannya dari sekarang. Pasalnya mengajari kebaikan pada anak tidaklah harus menggunakan nada suara tinggi dan amarah.

    Demikian dikatakan Pegiat Perlindungan Anak sekaligus Pendiri Yayasan SEJiWA, Diena Haryana baru-baru ini di Jakarta pada NNC.Dijelaskan Diena, mendidik kebiasaan anak akan membuat pola guratan pada otak Anak.

    Pola guratan di otak akan terbentuk, apabila kebiasaan-kebiasaan telah tertanam dalam benak anak.

    “Misalkan ajarkan anak letakkan handuk setelah mandi.
    Hari pertama diterapkan baik, hari kedua anak lupa, ya ingatkan lagi. Kalau anak lupa lagi, terus ingatkan hingga jadi kebiasaan baik pada anak. Nanti itu akan timbulkan guratan pada otak, sehingga miliki kebiasaan baik,” kata Diena.

    loading...

    Lebih lanjut Diena katakan, apabila orang tua mengajarkan anak dengan amarah
     maka akan ada perkembangan lain yang terjadi. Amarah ini hanya akan membuat anak selalu merasa takut dan tidak bisa fokus berpikir.

    “Kalau orang tua marah, guratan di otak anak isinya hanya “mama jahatmama marahin aku terus,dll. Jadi bukan kebiasaan baik yang tertanam, tetapi malah ketakutan,” kata Diena.

    Ketika guratan pada otak anak terbentuk dari amarah, kata Diena ada tiga bentuk reaksi yang terjadi pada anak yakni aktif, pasif dan pasif agresif.

    Aktif adalah ketika anak menjadi keras seperti orang tua, pasif ketika anak tidak percaya diri dan takut, hingga pasif agresif ketika anak pendiam dan bila merasa marah akan diluapkan dengan luar biasa amarahnya.

    anak-anak adalah peniru ulang,
    segala yang di lakukanya adalah hasil meniru dari orang terdekat 
    jadi stop berprilaku tidak baik di depan anak 





    loading...
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini

    NamaLabel

    +