• Jelajahi

    Copyright © Liputan7
    Best Viral Premium Blogger Templates

    termurah

    loading...

    Kalau Kamu Diomongin diJelekin, Dibelakang jangan marah,karena kamu bisa dapat pahala

    liputan7.my.id
    06 Maret 2020, 06 Maret WIB Last Updated 2020-03-06T16:08:42Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    sumber gambar :line today

       

    LIPUTAN7-Jika di-ghibahi/dirasani atau diomongin jelek sama teman kita atau tetangga,sama mertua, harusnya kita tetap tenang dan tak perlu marah karena anggap semua menjadi hal biasa,atau kamu lebih menutup telinga saja dengan omongan mereka,karena sebenernya di ghibahinin itu memiliki beberapa keuntungan diantaranya


    1. Dapat Pahala Tanpa Beramal
    Kita dapat pahala di hari kiamat dari yang meng-ghibahi,jadi santai aja ya saat ada yang ngomongin kita dari belakang

    2. Kekurangan Membuat Kita Dibicarakan Apalagi Kelebihan Kita
    Dalam kehidupan sesorang menjadi sebuah bahan omongan menjadi hal biasa,terutama jika memiliki kekurang atau kelebihan

    3. Mengurangi Dosa
    Jika pahala peng-ghibah habis, maka dosa kita diberikan padanya,alhadulilah ya jika bener begitu..

    4. Ghibah Hanya Kata-kata Saja, Bukan Pedang dan Bukan Pula Sebuah Pengaruh
    Takkan berpengaruh pada baik-buruk kondisi kita, jadi tetaplah beramal dan jadi diri sendiri

    5. Sebenarnya Peng-ghibah Lebih Sengsara, Jadi Tenang Saja
    Rasa hasad membuat peng-ghibah menghabiskan waktunya memikirkan kita. Bisa jadi tidurnya tidak nyenyak, dada semakin sesak setiap mendengar kesuksesan kita.
    loading...



    Itulah fungsi iman di hari kiamat
    Keadilan takkan bisa  didapatkan
    Seadil-adilnya di dunia
    Harus ada yang bersabar
    Lalu menuai hasil di akhirat


    Note: maksudnya “bersyukur” pada judul diatas yaitu, janganlah kita senang saudara kita masuk mendapat kejelekan karena kita, jika bisa doakan dia agar berhenti ber-ghibah
    loading...

    Berikut hadits mengenai orang yang muflis (bangkrut) di hari kiamat. Banyak beramal, shalat, puasa. tapi lisan dan anggota badannya sering menganggu saudaranya

    Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:


    أَتَدْرُونَ مَنِ الْمُفْلِسُ قَالُوا الْمُفْلِسُ فِينَا مَنْ لَا دِرْهَمَ لَهُ وَلَا مَتَاعَ فَقَالَ إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِي مَنْ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلَاةٍ وَصِيَامٍ وَزَكَاةٍ وَيَأْتِي قَدْ شَتَمَ هَذَا وَقَذَفَ هَذَا وَأَكَلَ مَالَ هَذَا وَسَفَكَ دَمَ هَذَا وَضَرَبَ هَذَا فَيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ وَهَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ فَإِنْ فَنِيَتْ حَسَنَاتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْضَى مَا عَلَيْهِ أُخِذَ مِنْ خَطَايَاهُمْ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ ثُمَّ طُرِحَ فِي النَّارِ

    “Apakah kalian tahu siapa muflis (orang yang pailit) itu?”

    Para sahabat menjawab,
    ”Muflis (orang yang pailit) itu adalah yang tidak mempunyai dirham maupun harta benda.”
    Tetapi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

    “Muflis (orang yang pailit) dari umatku ialah, orang yang datang pada hari Kiamat membawa (pahala) shalat, puasa dan zakat, namun (ketika di dunia) dia telah mencaci dan (salah) menuduh orang lain, makan harta, menumpahkan darah dan memukul orang lain (tanpa hak). Maka orang-orang itu akan diberi pahala dari kebaikan-kebaikannya. Jika telah habis kebaikan-kebaikannya, maka dosa-dosa mereka akan ditimpakan kepadanya, kemudian dia akan dilemparkan ke dalam neraka”. (HR. Muslim)



    loading...
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini

    NamaLabel

    +