• Jelajahi

    Copyright © Liputan7
    Best Viral Premium Blogger Templates

    termurah

    loading...

    Viral Kuliner Bakso Virus Corona, Ini Wujudnya

    liputan7.my.id
    22 April 2020, 22 April WIB Last Updated 2020-04-22T01:20:10Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    LIPUTAN7-Kuliner bakso virus corona muncul di Surabaya, Jawa Timur, di tengah pandemi Covid-19. Ada alasan menarik di balik penamaan unik makanan ini.

    Bakso virus corona dibuat dari campuran daging dan jamur enoki. Itulah sebabnya bakso itu diberi nama demikian karena bentuknya mirip dengan virus SARS-Cov-2.

    Seporsi kuliner unik itu dijual seharga Rp25.000. Usaha bakso corona di jalan raya Gunungsari nomor 35, Surabaya, dijalankan oleh Dodik Pudji Rahardjo.

    Dodik mengaku baksonya terinspirasi dari virus corona yang menjadi pandemi dunia. Di tengah situasi darurat seperti ini dia harus melakukan berbagai inovasi untuk bertahan mengais rezeki.

    “Pandemi corona yang semakin mencekam membuat pelaku usaha kuliner seperti saya harus berinovasi untuk bertahan. Akhirnya saya mencoba memadukan jamur enoki dengan bakso yang saya buat,” terang Dodik seperti dilansir Suara.com, Senin(6/4/2020).

    Dodik memilih jamur enoki sebagai campuran bakso karena bermanfaat bagi kesehatan. Salah satunya meningkatkan imunitas.

    “Setelah saya riset memang jamur ini memiliki manfaat seperti meningkatkan imun tubuh dan banyak digunakan oleh masyarakat Jepang,” sambung dia.

    Campuran jamur enoki dengan daging membuat bakso corona berwarna putih dan bertekstur. Kuliner unik ini pun menjadi perhatian masyarakat.

    Sejumlah orang tertarik mencicipi bakso virus corona karena bentuknya unik. Selain itu, rasa bakso itu disebut gurih dan lezat.

    Pandemi Covid-19

    Pandemi Covid-19 memang menyebabkan berbagai masalah di bidang ekonomi, sosial, hingga politik, di hampir semua negara termasuk Indonesia. Sektor ekonomi dinilai bakal paling tekor jika pandemi corona tidak segera berakhir.

    Itulah sebabnya semua pengusaha termasuk pedagang kecil berkreasi membuat produk yang bakal dilirik masyarakat, seperti bakso virus corona itu.

    Jika di Surabaya ada bakso virus corona, maka di Solo ada pedagang jamu yang menjajakan jamu anti-virus corona. Bakul jamu asal Sukoharjo, Jawa Tengah, bernama Endang menjual jamunya seharga Rp3.000 per porsi.

    Jamu anti-virus corona itu diklaim mampu meningkatkan imunitas tubuh yang dibutuhkan untuk menangkal penyakit.




    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini

    NamaLabel

    +