masukkan script iklan disini
Selain membuat daerah intim menjadi lebih bersih, mencukur Bulu Kemaluan atau yang dalam Islam disebut sebagai Istihdad ini mampu menghindarkan kemaluan dari bau yang tak sedap.
Rasulullah menyebutkan bahwa Istihdadtermasuk dalam sunah fitrah.
“Ada lima hal yang termasuk fitrah: khitan,Istihdad, mencabut bulu ketiak, memotong kuku, dan memangkas kumis.” (HR Bukhari dan Muslim)
Lalu kapan waktu yang tepat untuk mencukur Bulu Kemaluan?
Perihal ini dijelaskan oleh Sayyid Sabiq dalam Fiqih Sunah yang menjelaskan bahwa mencukur Bulu Kemaluandisunahkan setiap pekan.
Jika tidak, terdapat masa paling lama untuk membiarkan Bulu Kemaluan ini tumbuh yakni maksimal selama empat puluh hari.
Hal tersebut seperti yang dijelaskan hadis dari Anas ra yang mengatakan bahwa, “(Rasulullah) memberi tempo kepada kami untuk memotong kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak, dan menggunting Bulu Kemaluan agar tidak dibiarkan begitu saja lebih dari empat puluh malam.” (HR Abu Dawud dan Ahmad).
Sayyid Sabiq juga menjelaskan bahwa dalam membersihkan Bulu Kemaluan bisa dengan cara mencabut atau mencukurnya.
Bagi beberapa orang, cara yang paling aman dan tidak merasa sakit adalah dengan mengguntingnya.
Rasulullah juga menganjurkan untuk mulai memotong Bulu Kemaluan pada bagian kanan terlebih dahulu baru kemudian lanjut menyamping ke bagian kiri.
Selain itu, jangan lupa untuk membaca basmalah atau doa masuk kamar mandi.
“Penutup antara pandangan jin dan aurat bani Adam adalah ketika mereka masuk kamar mandi, mengucapkan bismillah.” (HR Tirmidzi).
Wallahu’alam.
Sumber: akurat.co



Tidak ada komentar:
Posting Komentar