• Jelajahi

    Copyright © Liputan7
    Best Viral Premium Blogger Templates

    termurah

    loading...

    Muncul Fenomena Cahaya Misterius Pada Subuh 1 Ramadhan, Petanda Apa?

    liputan7.my.id
    26 April 2020, 26 April WIB Last Updated 2020-04-26T02:14:13Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Penampakan Garis Puth Di Langit Saat Hari Pertama Ramadhan 1441 H. (Foto: Facebook Farizal Alimi)

    Keindahan Subuh di hari pertama bulan Ramadhan dihiasi dengan satu fenomena misterius dan unik yang muncul di langit Kedah, Malaysia.

    Foto fenomena unik tersebut berhasil direkam seorang penjual burger, Farizal Alimi, di Kampung Baru, Kota Sarang Semut, sekitar jam 2:15 pagi waktu setempat.

    Menurut Farizal, garis cahaya bergerak berbentuk pilar kecil-kecil itu muncul selama 8 hingga 10 menit sebelum menghilang.

    Dia menambahkan bahwa cuaca saat itu bagus setelah hujan di sore hari. Bahkan, tidak ada angin yang bertiup ketika fenomena itu terjadi.

    Beberapa orang mungkin akan mengaitkan fenomena unik di hari pertama bulan Ramadhan ini dengan hal-hal berbau gaib.

    Fenomema Apa?

    Padahal fenomena tersebut merupakan fenomena alam biasa yang kebetulan terjadi di hari pertama bulan Ramadhan tahun ini.

    Hasil foto yang diambil Farizal mirip dengan fenomena pilar cahaya atau tiang cahaya.

    @Farizal Alimi

    Pilar cahaya merupakan fenomena optik alami yang disebabkan pembiasan cahaya oleh kristal es yang tergantung di udara.

    Terjadi Saat Cuaca Tenang

    Menurut ahli meteorologi diAccuWeather David Samuhel, pilar cahaya dapat terjadi dalam cuaca yang tenang dan tidak berangin dalam suhu dingin.

    @Forbes

    "Biasanya, kristal es cukup kecil untuk tetap menggantung di udara dan hanya terbentuk ketika suhu dingin berada di bawah," tambah Samuhel.

    Warnanya Bisa Bermacam-macam

    Agar pembentukan kristal es terjadi, kondisinya harus bertekanan tinggi tanpa angin. Ini karena angin dapat merusak pembentukan pilar dengan angin dan curah hujan.

    Dia menambahkan, kristal es bisa membiaskan cahaya dari daratan seperti lampu jalan atau lampu perahu nelayan di lautan. Warna pilarnya bahkan bergantung pada sumber cahaya yang terlibat.

    Sumber: dream.co.id

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini

    NamaLabel

    +