• Jelajahi

    Copyright © Liputan7
    Best Viral Premium Blogger Templates

    termurah

    loading...

    Hal penting sebelum memulai usaha kuliner

    liputan7.my.id
    31 Desember 2016, 31 Desember WIB Last Updated 2020-02-20T07:42:30Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Hal Penting Sebelum Memulai Usaha Kuliner

    Hal Penting Sebelum Memulai Usaha Kuliner — Bisnis kuliner merupakan bisnis yang tidak pernah ada matinya. Peluang akan selalu terbuka lebar bila kita jeli melihatnya. Kuliner selalu dibutuhkan orang tanpa melihat musim ataupun lagi krisis karena makanan adalah kebutuhan pokok selain sandang dan papan. Setiap hari sepanjang tahun orang aka kon butuh makanan untuk menunjang kehidupan. Dengan semakin meningkatnya taraf hidup, makanan tidak lagi sekadar apa yang dimakan, tapi telah menjadi gaya hidup masyarakat modern.

    You are what you eat, adalah ungkapan yang menjadi akrab di telinga masyarakat modern. Bagi masyarakat status ekonomi menengah ke atas, pertanyaannya bukan lagi makan apa, tapi makan di mana? Dalam adagium tersebut melekat identitas dan status.

    Mereka makan di tempat-tempat tertentu yang bisa menaikkan status, dan itu mereka pajang di media sosial. Sering kali kita melihat orang meng-update statusnya dengan berselfie ria di tempat-tempat hidangan kuliner memfoto diri bersama apa yang dimakannya. Dua hal inilah yang dikemas oleh para usahawan yang sukses mengelola bisnis kuliner. Mulai dari skala kecil hingga skala besar.

    Mengelola Bisnis Kuliner

    Mengelola bisnis kuliner sedikit berbeda dengan bisnis lain. Ada empat pertimbangan orang dalam memilih kuliner. Apa saja yang menjadi pertimbangan tersebut?

    1. Rasa

    Rasa menduduki peringkat teratas. Banyak orang mengelola bisnis kuliner yang sama, tapi kuliner yang mempunyai rasa yang enak selalu dikunjungi pembeli. Pembeli akan datang tidak hanya sekali, tapi mereka akan datang lagi untuk menikmati kuliner di kesempatan berikutnya. Bahkan pembeli rela antri untuk mendapatkan makanan yang mereka sukai

    2. Hieginitas

    Hieginitas adalah masalah kebersihan baik makanan itu sendiri, maupun kondisi tempat berjualan. Tempat dan peralatan pendukung yang bersih akan membuat pembeli merasa aman untuk menikmati kuliner yang dihidangkan.

    3. Pelayanan

    Pelayanan yang ramah dan bersahabat membuat pelanggan merasa senang untuk datang berbelanja. Hal yang nampak sepele ini termasuk dalam pertimbangan orang datang ke tempat kita. Sudah merupakan naluri manusia untuk senang dilayani. Pelayanan yang cepat tidak membuat orang menunggu dan menghabiskan waktu untuk menikmati kuliner yang mereka sukai.

    4. Ambience

    Ambience merupakan suasana pendukung. Ini perlu diperhatikan bagi pengelola bisnis kuliner yang ditujukan untuk kalangan kelas menengah atas. Kalangan masyarakat ini tidak hanya sekedar menikmati kuliner, tapi mereka juga datang untuk bersantai menikmati suasana. Karena itu suasana tempat/ gerai kuliner haruslah mendukung kenyamanan mereka seperti pemilihan model kursi dan meja, tata letak, hiasan-hiasan pendukung, pencahayaan, bahkan tambahan fasilitas pendukung lain seperti adanya hot spot, tempat parkir dan sebagainya.

    Bagi Anda yang memulai bisnis kuliner, hal di atas perlu diperhatikan. Untuk yang bermodal kecil, cukup tiga hal saja yakni rasa, hieginitas, dan pelayanan. Ambience cukup menyita banyak modal.

    Peluang bisnis kuliner Apa yang Paling Menguntungkan?

    Pertanyaan tersebut tidak memerlukan jawaban, karena bisnis kuliner bila dikelola dengan baik bisa mendatangkan keuntungan yang menggiurkan, bisa mencapai 100%. Namun bagi Anda yang ingin memulai bisnis kuliner tak ada salahnya sebelum memulai melakukan riset pasar terlebih dahulu. Kuliner apa yang sedang menjadi trend masyarakat sekarang? Bagaimana dengan persaingannya dengan kompetitor sejenis, bagaimana mendapatkan bahan baku, apakah Anda cukup menguasai cara pembuatannya, dan lain sebagainya.

    Semoga bermanpaat

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini

    NamaLabel

    +